BREAKING NEWS (2 JANUARI 2011)

Berbeda dengan situasi sebelumnya yang telah berlangsung sejak akhir tahun 2008, maka mulai awal bulan Januari 2011 situs Jendela Distribusi ini tidak dapat dipergunakan secara leluasa serta nyaman. Isi dari situs ini menjadi tidak mudah untuk anda baca.
Pengelola (Konsultan) situs Jendela Distribusi ini baru akan mengembalikan portal ini ke kondisi normalnya, hanya jika aspek keuangan/pembiayaan dari proyek pembuatan situs ini telah diselesaikan secara tuntas oleh PT PLN (Persero).

Jika anda bermaksud untuk menyampaikan keluhan atas kondisi situs ini, mohon tidak disampaikan kepada pengelola situs ini namun disampaikan langsung kepada penggagas dan penanggung-jawab secara substansial dari proyek portal ini, yaitu:
Ir. Harry Hartoyo Suharno, MM.MPM - Kepala Satuan Pengendalian Kinerja Korporat PT PLN (Persero), email: harry-hartoyo@pln.co.id.

CATATAN: Demi kepentingan masyarakat luas para pengguna dari situs ini, termasuk kepentingan ribuan staf & karyawan PT PLN (Persero) yang tersebar di segenap penjuru tanah air, Konsultan Pengelola tetap menjaga agar portal ini selalu online. Mohon maaf serta mohon maklum atas ketidak-nyamanan yang terjadi untuk sementara waktu, terima kasih.

Hasil Pencarian perhitungan+losses

Perhitungan Losses – Bagian 7

2.5.1. Perhitungan Kapasitor Ketahui terlebih dahulu besarnya Cos φ beban, caranya: Mengukur dengan menggunakan Cos φ meter Mengukur besarnya tegangan arus dan daya aktip dan menghitung S = V . P Cos φ = ——– S Ketahui harga Sin φ dengan cara: Menghitung Sin φ = Mengukur daya reaktip menggunakan VAR meter dan menghitung: S [...]

[ Baca selengkapnya ... ]

Hasil Pencarian perhitungan+losses

Perhitungan Losses – Bagian 6

2.5. Memperbaiki Faktor Daya Jaringan Beban listrik seperti motor, trafo dan lain-lain menyerap arus magnit sehingga menyebabkan arus ketinggalan terhadap tegangan dengan sudut: Gambar 9 Sedangkan proyeksi daya-daya sebagai akibat pergeseran arus tersebut adalah: Gambar 10 P = V . I Cos φ Disebut daya aktip Q = V . I Sin φ Disebut daya [...]

[ Baca selengkapnya ... ]

Hasil Pencarian perhitungan+losses

Perhitungan Losses – Bagian 5

Contoh Kasus Beban tiga fasa seimbang sebesar 30 kW pada faktor daya 0,8 harus dipasok melalui saluran 500 meter dari gardu 400 Volt. Tentukan ukuran kabel untuk suatu jatuh tegangan maksimal 6%. Jawaban : Momen listrik dari saluran tersebut: M = P . L = 30.0,5 = 15 kW.km Unit momen listrik minimum untuk kabel [...]

[ Baca selengkapnya ... ]

Hasil Pencarian perhitungan+losses

Perhitungan Losses – Bagian 4

2.3. Momen Listrik Momen listrik dari beban tiga fasa seimbang P (kW) yang terletak pada jarak dari sumber daya L (km), maka momen listriknya: M = P . L kW.km Bila daya P total terdistribusi merata pada jaring sepanjang L, momen listriknya: P x L M = ————- 2 2.4. Unit Momen Listrik V2 M1 [...]

[ Baca selengkapnya ... ]

Hasil Pencarian perhitungan+losses

Perhitungan Losses – Bagian 3

1.6. Variasi Tegangan Pelayanan 1.6.1. Tegangan Standar Sistem Tegangan Rendah Satu fasa: 127 V dan 220 VSecara bertahap tegangan 127 V dihilangkan Tiga fasa: 127/220 V dan 220/380 VSecara bertahap tegangan 127/220 V dihilangkan 1.6.2. Toleransi Tegangan Pelayanan Maksimal + 5 % minimal – 10 % II. Rugi Tegangan 2.1. Sepanjang Hantaran SR Maksimal 2% [...]

[ Baca selengkapnya ... ]

Halaman 1 dari 212»
formula bisnis