Belum Terklasifikasikan
Gudang Pengetahuan – Daftar Dokumen Yang Belum Terklasifikasikan
Berikut ini adalah daftar dokumen-dokumen lainnya yang belum terklasifikasikan, yang telah menjadi koleksi dari Jendela Distribusi. Jika kondisi dokumen aslinya dalam kondisi baik, maka artikelnya dilengkapi dengan link untuk men-download dokumen aslinya. Namun jika kondisi dokumen aslinya tidak baik, maka link untuk men-download dokumen aslinya tidak disediakan.
- Analisa Hubung Singkat dengan Menggunakan Matriks Dua Pusat Pembangkit Paralel Melalui Interkoneksi
- Analisa Hubung Singkat dengan Menggunakan Matriks Dua Pusat Pembangkit Paralel Melalui Interkoneksi 3Bus Matriks PLTD Kecil
- Analisa Hubung Singkat dengan Menggunakan Matriks Dua Pusat Pembangkit Paralel Melalui Interkonektor Ambon
- Contoh Load Flow 1
- CT Jenuh Maligi Karawang
- Dasar Menghitung Load Flow dengan Iterasi
- Feeder 20Kv TJSR Di GI Sumedang
- Feeder 20Kv TJSR Di GI Sumedang Bila Ada Rec2
- Feeder Lampegan Cianjur Tanpa AVR Trafo Pengatur Tegangan
- Harmonik
- Kurva Tegangan Fasa Sehat Sewaktu Gangguan Tanah
- Level Hubung Singkat Di Jaringan Distribusi 20Kv
- Load Flow Radial
- Peta Tegangan Sistem Distribusi Sewaktu Gangguan Hubung Singkat 1
- Peta Tegangan Sistem Distribusi Sewaktu Gangguan Hubung Singkat 2
- Tes4B
- Aliran Daya
- Integrated Reliability Based Network Analysis and Asset Management
- Capacitor Application Kepco
- Hemat Energi untuk Masa Depan
- Introduction of Distribution Operation Technology (Kepco)
- Korean DAS for Reducing Interruption Time (Kepco)
- New Techniques for Dynamic Relay Testing
- Analisa Sistem Tenaga
- Approach to Distribution System Planning by TNBD
- AVR Feeder Lampengan Cianjur
- Busur Api Listrik (Arc)
- Determining Expected Voltage Dip Performance
- Gelombang Sinus 50 Hertz
- Introduction to Business Planning Process (Tenaga Nasional Berhad)
- Keandalan Penyulang 20 Kv
- Ratio Tegangan dan Trafo Tenaga 60 Mva
- Losses Distribusi
- Pemeliharaan JTM, JTR dan Gardu Distribusi
- Pencurian Listrik Dengan Modus Pengaturan Sudut Phasa Beban
- Perbaikan Tegangan Sistem dengan Kapasitor
- Reliability Improvement (Kepco)
- Simpatetik Trip Sewaktu Gangguan Tanah
- Trafo Arus Penyulang 20Kv Jenuh
Alternatif artikel yang menarik lainnya:
- Penghantar Aluminium Paduan Berselubung Polietilen Ikat Silang (AAAC-S) – SPLN 41-10 : 1991 – Bagian 5
Pasal DelapanPENGUJIAN 23. Penghantar berselubung harus diuji sesuai dengan yang tercantum dalam Tabel I berikut: Tabel 1: Spesifikasi uji Pasal SembilanKEMASAN 24. Pengemasan Penghantar berselubung harus dikemas secara baik dan aman, digulung dalam drum yang kuat dengan standar panjang tertentu serta dilindungi dari gangguan mekanis selama transportasi, penanganan dan penyimpanan. 25. Panjang Kabel Standar Panjang kabel dalam drum standar direkomendasikan sebagai berikut: 300 m, 500 - Manfaat Penggantian CT Kelas 0.5 dengan CT Kelas 0.5s – Bagian 21
Materi dari Forum Distribusi 2007 (Denpasar, 31 Oktober – 1 Nopember 2007) Slide 58 Slide 59 Slide 60 Slide sebelumnya Slide berikutnya Kembali ke daftar isi artikel ini Download dokumen Power Point dari artikel ini - Konektor Alur Paralel Untuk Penghantar Telanjang – SPLN 101: 1992 – Bagian 9
15.3.3. Uji daur panas Konektor yang akan diuji dipasang pada rangkaian sesuai ketentuan sub-sub-ayat 15.3.1. Konektor dipasang pada penghantar, jenis dan ukurannya sesuai dengan penandaan ukuran nominal penghantar.Bila konektor dalam penggunaannya untuk penghantar tembaga dan aluminium, pengujian dilakukan dengan menggunakan kedua jenis penghantar tersebut, kecuali untuk konektor dengan bagian kontak yang terbuat dari tembaga digunakan penghantar tembaga. Tabel V: - Hemat Energi Untuk Masa Depan – Bagian 4
Slide 7 Slide 8 Slide 9 Slide sebelumnya Slide berikutnya Kembali ke daftar isi dari artikel ini Download dokumen dari artikel ini - Tiang Kayu untuk Jaringan Distribusi – SPLN 115: 1995 – Bagian 7
Pasal LimaCARA PENGAWETAN 6. Cara Pengawetan 6.1. Pelaksanaan pengawetan Pelaksanaan pengawetan tiang kayu harus sesuai dengan SLI 010-1994 : Pengawetan Tiang Kayu dengan Proses Sel Penuh. 6.2. Pengawasan mutu Pabrikan harus melaksanakan pengawasan mutu serta mempunyai fasilitas uji untuk pelaksanaan pengawasan mutu hasil pengawetan. Semua pengujian kimia serta analisa yang berhubungan dengan pekerjaan pengawetan harus dilakukan di laboratorium uji tersebut. Pasal EnamSYARAT BAHAN 7. Syarat Bahan 7.1. Jenis kayu Jenis

