Alternatif artikel yang menarik lainnya:
- Persyaratan Kompon PVC untuk Kawat dan Kabel Listrik Tegangan Nominal s/d 0,6/1 kV – SPLN 41-2: 1981 – Bagian 1
STANDAR PERUSAHAAN UMUM LISTRIK NEGARASPLN 41-2: 1981Semula SPLN 120 Lampiran Surat Keputusan Direksi PLN No. 036/DIR/81, Tanggal 13 April 1981 Persyaratan Kompon PVCuntuk Kawat dan Kabel Listrik Tegangan Nominal s/d 0,6/1 kV DEPARTEMEN PERTAMBANGAN DAN ENERGIPERUSAHAAN UMUM LISTRIK NEGARAJALAN TRUNOJOYO BLOK M 1/135 – KEBAYORAN BARU – JAKARTA Disusun oleh: 1. KELOMPOK PEMBAKUAN BIDANG DISTRIBUSI, dengan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Umum - Spesifikasi Transformator Distribusi – SPLN 50: 1997 – Bagian 3
2. Tujuan Tujuannya adalah untuk memberikan pedoman yang terarah baik bagi pemesanan oleh PLN maupun pembuatan serta pengujian oleh pabrikan, penjual dan lembaga penguji dalam dan luar negeri. Dalam standar ini ditetapkan spesifikasi umum bagi transformator tenaga, baik produksi dalam negeri maupun yang diimpor. Dalam pemesanan PLN dapat menetapkan lebih lanjut spesifikasi khusus masing-masing bagi transformator produksi - Pola Pengamanan Sistem Bagian 1 C – SPLN 52-1: 1983 – Bagian 7
6.8. Relai diferensial Mengingat bahwa untuk memasang relai diferensial diperlukan adanya transformator arus dengan beban (burden) yang cukup besar baik di sisi primer maupun sisi sekunder maka sesuai dengan uraian pada Sub ayat 6.9, relai ini hanya dipasang pada transformator berkapasitas 30 MVA ke atas. Hal ini mengingat kecilnya kemungkinan terjadinya gangguan dalam transformator seperti diuraikan dalam - Manajemen Pengelolaan Aset Proteksi Distribusi Implementasi di Wilayah Kalselteng – Bagian 8
Materi dari Forum Distribusi 2007 (Denpasar, 31 Oktober – 1 Nopember 2007) Slide 19 Slide 20 Slide sebelumnya Kembali ke daftar isi artikel ini Download dokumen Power Point dari artikel ini - Pembumian Netral Sistem 20 kV Dengan Lebih Dari Satu Sumber – SPLN 88: 1991 – Bagian 8
3. Sistem 3P = Pinrang – Pare Pare – Pangsid (PLN Wilayah VIII) Sistem ini semula memiliki pembumian sistem 20 kV mengambang yaitu di Pinrang dan Pare-Pare. Kemudian masuklah PLTD Akselerasi di Pangsid (2×1.200 kW) dengan pembumian melalui resistans 2×80 Ohm yang diikuti dengan PLTD ex OECF juga di Pangsid (2×3.000 kW) dengan masing-masing trafo pada sisi





Berikan tanggapan
Anda harus logged in untuk memberikan tanggapan.