Daftar Isi

I. Fungsi Survey

II. Pelaksanaan Survey

III. Langkah-Langkah Survey untuk Perencanaan

3.1. Penentuan Titik-Titik Arah Lintasan
3.2. Pengukuran Jarak Lintasan
3.3. Pengukuran Sudut Lintasan Jaringan
3.4. Pematokan

IV. Evaluasi Hasil Survey

I. Fungsi Survey

Fungsi utama dari survey adalah untuk menentukan route/lintasan konstruksi dari suatu jaringan yang akan dipasang.
Ada dua hal survey dilakukan:

  • Oleh Perencana:
    Menentukan titik-titik tempat yang akan dipasang konstruksi serta jenis konstruksinya dengan menyesuaikan arah lintasan maupun kondisi geografis.
  • Oleh Pelaksana:
    Diperlukan bila titik-titik yang dibuat oleh perencana dengan memberi patok ternyata hilang atau tidak ada, maka dengan menggunakan gambar rencana yang sudah ada, titik-titik tersebut dapat dicari kembali.

II. Pelaksanaan Survey

  • Lintasan konstruksi jaringan diusahakan merupakan garis lurus dari titik awal sampai titik ujung.
  • Permukaan tanah dipilih antara satu titik ke titik lainnya mempunyai ketinggian yang sama atau berbeda dengan selisih sekecil-kecilnya.
  • Titik-titik yang ditentukan berada dipinggir jalan.
  • Hindarkan jaringan berdekatan dari benda-benda lain (bangunan, pohon) hingga jarak amannya tidak terlalu kecil dari yang ditentukan.
  • Pelaksanaan dilakukan oleh tiga orang.
  • Peralatan survey yang digunakan:
    • kompas
    • rol meter
    • jalon

III. Langkah-Langkah Survey untuk Perencanaan

3.1. Penentuan Titik-Titik Arah Lintasan

Menentukan titik-titik penting, yaitu titik yang satu dengan lainya merupakan garis lurus. Titik-titik tersebut dipasang patok.

Titik a, b, c, d, e dan f disamping merupakan titik terpenting, maka perlu diperhatikan ketinggian tanah dan perkiraan tiang yang akan dipasang. Untuk itu pada gambar sket atau catatan yang dibuat harus bisa ditandai. Misal antara b dan c permukaan tanah sangat rendah, maka kita harus mengambil kesimpulan tiang antara b dan c, kita pilih tiang yang lebih panjang daripada yang lainnya.


Gambar 1

3.2. Pengukuran Jarak Lintasan

Mengukur jarak antara titik penting dan membaginya menjadi titik antara, dengan jarak ,untuk jaringan SUTM antara 40 m sampai dengan 50 m. Untuk jarak yang melebihi ketentuan tersebut maka dibutuhkan konstruksi yang khusus.


Gambar 2

Catatan:

Materi ini tersedia dalam bentuk dokumen Microsoft Word. Demi efisiensi selama proses download-nya, dokumen ini tersedia dalam kondisi terkompres, dalam format file ZIP. Besarnya ukuran file: 29 kB.

Kembali ke daftar isi artikel ini
Download dokumen dari artikel ini (format file: ZIP 29 kB)