STANDAR PERUSAHAAN UMUM LISTRIK NEGARA
SPLN 52-1: 1984
Lampiran Surat Keputusan Direksi PLN No. 090/DIR/84, Tanggal 9 Juli 1984
Pola Pengamanan Sistem, Bagian 1B: Sistem Transmisi 150 kV
DEPARTEMEN PERTAMBANGAN DAN ENERGI
PERUSAHAAN UMUM LISTRIK NEGARA
JL TRUNOJOYO MI/135 – KEBAYORAN BARU – JAKARTA
Disusun oleh:
1) Kelompok Pembakuan Bidang Transmisi
Dengan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Umum Listrik Negara
No. 028/DIR/83 Tanggal 5 April 1983
2) Kelompok Kerja Pola Pengamananan Sistem
Dengan Surat Keputusan Kepala Pusat Penyelidikan Masalah Kelistrikan
No. 002/LMK/83 Tanggal 10 Pebruari 1983
Diterbitkan oleh:
DEPARTEMEN PERTAMBANGAN DAN ENERGI
Perusahaan Umum Listrik Negara
Jl. Trunojoyo Blok M 1/135 – Kebayoran Baru
JAKARTA
1984
Susunan Anggota Kelompok Pembakuan Bidang Transmisi
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Umum Listrik Negara
No. 028/DIR/83 Tanggal 5 April 1983

Susunan Anggota Kelompok Kerja Pola Pengamanan Sistem
Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Pusat Penyelidikan Masalah Kelistrikan
No. 002/LMK/83 Tanggal 10 Pebruari 1983

DAFTAR ISI
Pasal Satu: Ruang Lingkup dan Tujuan
1. Ruang Lingkup
2. Tujuan
Pasal Dua: Definisi
3. Keandalan (Reliability)
4. Ketepercayaan (Dependability)
5. Keterjaminan (Security)
6. Pengamanan Pilot (Pilot Protection)
7. Jatuh Pindah (Transfer Trip)
8. Relai Bloking (Blocking Relay)
Pasal Tiga: Pola Umum Pengamanan Sistem dan Penerapannya di Lingkungan PLN
9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.
Pasal Empat: Pola Pengamanan Sistem Transmisi 150 kV
20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27.
Tabel 1A: Pola Pengamanan Sistem Transmisi 150 kV Saluran Udara
Tabel 1B: Pola Pengamanan Sistem Transmisi 150 kV Saluran Kabel Tanah
Alternatif artikel yang menarik lainnya:
- Pola Pengamanan Sistem Bagian 1 C – SPLN 52-1: 1983 – Bagian 7
6.8. Relai diferensial Mengingat bahwa untuk memasang relai diferensial diperlukan adanya transformator arus dengan beban (burden) yang cukup besar baik di sisi primer maupun sisi sekunder maka sesuai dengan uraian pada Sub ayat 6.9, relai ini hanya dipasang pada transformator berkapasitas 30 MVA ke atas. Hal ini mengingat kecilnya kemungkinan terjadinya gangguan dalam transformator seperti diuraikan dalam - Pola Pengamanan Sistem Bagian 3: Sistem Distribusi 6 kV Dan 20 kV – SPLN 52-3: 1983 – Bagian 9
8. Sistem Distribusi 20 kV Fasa-tiga, 4-kawat dengan Pentanahan Netral Secara Langsung (Pola 2)*) 8.1. Sistem jaringan: Tegangan nominal 20 kV. Sistem pentanahan: netral ditanahkan langsung sepanjang jaringan. Kawat netral dipakai bersama untuk saluran tegangan menengah dan saluran tegangan rendah di bawahnya. Konstruksi jaringan: terdiri dari saluran udara terutama dan saluran kabel, sedang saluran udara terdiri dari: Saluran-utama: kawat AAC 240 mm - Perbaikan Tegangan Sistem dengan Kapasitor – Bagian 3
Slide 4 Slide 5 Slide 6 Slide sebelumnya Slide berikutnya Kembali ke daftar isi artikel ini Download dokumen Power Point dari artikel ini - Tingkat Jaminan Sistem Tenaga Listrik Bagian 1 – SPLN 68-1B: 1986 – Bagian 4
Pasal TigaKEANDALAN, TINGKAT JAMINAN DAN URGENSINYA DI LINGKUNGAN PLN 13. Urgensinya di Lingkungan PLN Sejak tahun 1979, sesuai dengan amanat REPELITA III Sektor Tenaga LIstrik, Direksi PLN telah mengambil serangkaian langkah-langkah untuk meningkatkan keandalan sistem dan pelayanan kepada masyarakat balk dalam perencanaan dan pembangunan maupun dalam pengusahaannya. Dalam pengusahaan telah digarap dan dikeluarkan SPLN 52 tentang Pola Pengamanan - Standardisasi Kamar Tera – SPLN 60: 1985 – Bagian 2
STANDARDISASI KAMAR TERA Pasal SatuRUANG LINGKUP DAN TUJUAN 1. Ruang Lingkup Standardisasi Kamar Tera ini meliputi tujuan, definisi, sistem satuan, pembagian/klasifikasi kamar tera, peralatan pokok, jangka waktu berlakunya kalibrasi alat ukur standar dan kondisi kamar tera. 2. Tujuan Standar ini dimaksudkan untuk menyeragamkan tingkat ketelitian kalibrasi kamar-kamar tera di lingkungan PLN. Pasal DuaDEFINISI 3. Kamar Tera Suatu laboratorium tempat menguji dan menera alat listrik. 4. Pengujian/Pengujian-Ulang Alat Ukur


Berikan tanggapan
Anda harus logged in untuk memberikan tanggapan.