Kolom tanggapan di halaman ini merupakan tempat bagi anda untuk mengungkapkan kasus-kasus, masalah dan kendala-kendala yang pernah atau sedang anda hadapi di lapangan, khusus yang menyangkut wilayah distribusi Sumatra. Atau, jika anda ingin sharing tentang solusi atas masalah-masalah di bidang ini, silakan menuliskan di sini pula.
Untuk memahami mengapa halaman ini disediakan bagi anda, silakan membaca lebih dahulu penjelasan mengenai inventarisasi kasus-kasus di lapangan & solusinya. Sedangkan untuk menuliskan kasus ataupun solusi di bidang lainnya, pilih-lah halaman yang sesuai dengan topiknya, dari daftar topik kasus & solusi ini.
Terima kasih atas partisipasi anda, semoga ini bermanfaat bagi kita semua.
Alternatif artikel yang menarik lainnya:
- Pedoman Penerapan Sistem Distribusi 20 kV Fasa Tiga 3 Kawat dengan Tahanan Rendah dan Tahanan Tinggi – SPLN 26: 1980 – Bagian 4
Lampiran Faktor keselamatan manusia yang dinyatakan dengan pembatasan tegangan sentuh, berikut pengamanannya, diuraikan sebagai berikut : Menghitung kenaikan tegangan sentuh pada hantaran netral JTR (Vn) sebagai akibat gangguan satu fasa SUTM ke hantaran netral JTR JTR : Sistem dengan Pentanahan Netral Pengaman (PNP) SUTM: Sistem distribusi 20 kV, fasa-tiga, 3-kawat dengan pentanahan netral melalui tahanan 40 φ; sehingga arus gangguan - Kondisi Spesifik Indonesia Bagian 1B – SPLN 67-1B: 1986 – Bagian 1
STANDAR PERUSAHAAN UMUM LISTRIK NEGARASPLN 67-1B: 1986 Lampiran Surat Keputusan Direksi PLN No. 064/DIR/86, Tanggal 13 April 1986 Kondisi Spesifik Indonesia Bagian 1B DEPARTEMEN PERTAMBANGAN DAN ENERGIPERUSAHAAN UMUM LISTRIK NEGARAJL TRUNOJOYO MI/135 – KEBAYORAN BARU – JAKARTA Susunan Anggota Kelompok Pembakuan Bidang UmumBerdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Umum Listrik NegaraNo. 123/DIR/85 Tanggal 23 Agustus 1985 Susunan Anggota Kelompok Kerja Kondisi - Kabel Pipih Berisolasi Dan Berselubung PVC Tegangan Pengenal 300/500 V (NYIFY) – SPLN 42-7: 1992 – Bagian 9
Pasal SembilanSYARAT LULUS UJI 26. Syarat Lulus Uji 26.1. Uji Jenis Uji jenis terhadap kabel jenis tertentu dianggap lulus, apabila contoh kabel jenis tersebut lulus semua mata uji jenis (J) tersebut pada Tabel IV. 26.2. Uji Contoh Uji contoh untuk menilai sekelompok kabel jenis tertentu dianggap lulus, apabila contoh kabel yang diambil dan setelah mengalami mata uji contoh (C) tersebut pada Tabel IV - Deregulation Privation and Competition sub Committee Meeting – Bagian 6
Materi dari 17th AESIEAP Technical Committee and Subcommittees Meeting (Kuching, Sarawak, Malaysia, 10th-14th August 2004) Slide 13 Slide 14 Slide 15 Slide sebelumnya Slide berikutnya Kembali ke daftar isi dari artikel ini Download dokumen Power Point dari artikel ini - Introduction of Distribution Operation Technology KEPCO – Bagian 16
Slide 43/p> Slide 44 Slide 45 Slide sebelumnya Slide berikutnya Kembali ke daftar isi dari artikel ini Download dokumen dari artikel ini


Berikan tanggapan
Anda harus logged in untuk memberikan tanggapan.