Kolom tanggapan di halaman ini merupakan tempat bagi anda untuk mengungkapkan kasus-kasus, masalah dan kendala-kendala yang pernah atau sedang anda hadapi di lapangan, khusus yang menyangkut bidang pendidikan & pelatihan. Atau, jika anda ingin sharing tentang solusi atas masalah-masalah di bidang ini, silakan menuliskan di sini pula.
Untuk memahami mengapa halaman ini disediakan bagi anda, silakan membaca lebih dahulu penjelasan mengenai inventarisasi kasus-kasus di lapangan & solusinya. Sedangkan untuk menuliskan kasus ataupun solusi di bidang lainnya, pilih-lah halaman yang sesuai dengan topiknya, dari daftar topik kasus & solusi ini.
Terima kasih atas partisipasi anda, semoga ini bermanfaat bagi kita semua.
Alternatif artikel yang menarik lainnya:
- Opening Remarks – 17th AESIEAP Technical Committee and Subcommittees Meeting
Materi dari 17th AESIEAP Technical Committee and Subcommittees Meeting (Kuching, Sarawak, Malaysia, 10th-14th August 2004) Opening Remarks17th AESIEAP Technical Committee and Subcommittees Meeting By: Jimmy Lui Wing YiuChairman of AESIEAP Technical CommitteeChairman and CEO of Crown Star Consultant, Hong Kong Tan Sri Datuk Amar Dr. George Chan Hong Nam, Deputy Chief Minister of Sarawak, Minister of Industrial Development, - Approach to Distribution System Planning by TNBD – Bagian 5
Slide 10 Slide 11 Slide 12 Slide sebelumnya Slide berikutnya Kembali ke daftar isi artikel ini Download dokumen dari artikel ini - Pola Pengamanan Sistem Bagian 3: Sistem Distribusi 6 kV Dan 20 kV – SPLN 52-3: 1983 – Bagian 26
Koordinasi PBO-PSO (Lihat Gambar 17,18 dan 19) PBO dari tipe yang dipakai pada sistem dengan netral ditanahkan langsung atau melalui tanahan rendah, dapat mengindera arus gangguan dan menghitung banyaknya buka tutup (beberapa kali arus gangguan terputus) dari PBO membuka (antara selang buka tutup)PSO tipe ini tidak mampu memutus arus beban dan arus gangguan. Koordinasi antara PBO hulu - Pola Pengamanan Sistem, Bagian 1B: Sistem Transmisi 150 kV – SPLN 52-1: 1984 – Bagian 7
18. Pada sistem 150 kV pemakaian penutup balik merupakan keharusan untuk mempertahankan kemantapan sistem. Berbeda dengan sistem 66 kV, dimana hanya dipakai penutup-lambat 3-fasa untuk memelihara kontinuitas penyaluran, pada sistem 150 kV ini kecuali dipakai penutup-lambat dipakai pula penutup-cepat yang disamping untuh memelihara kontinuitas penyaluran dimaksudkan pula untuk memperbaiki kemantapan sistem. Dengan demikian untuk pemakaian penutup-lambat - Hemat Energi Untuk Masa Depan – Bagian 4
Slide 7 Slide 8 Slide 9 Slide sebelumnya Slide berikutnya Kembali ke daftar isi dari artikel ini Download dokumen dari artikel ini


Berikan tanggapan
Anda harus logged in untuk memberikan tanggapan.